Langsung ke konten utama

BERCERMIN DI SUNGAI SUKMA

Bercermin pada bukit akan berakhir di kebiruan langit
tingginya tak terjangkau indra kecuali tembang seni

Bercermin pada sungai akan membentur karang
di laut, hanyut ke samudera dan berperang lagi
ke pantai: kenapa mata tetap memanah tak lelah
mencumbu, dia mengelana bukit mengelana sungai
menggelar rindu di pelataran biru

Inikah cinta? Hati serasa melumat beling kaca
jika tak mampu menjangkau peluk, begitu pun jantung
yang kian haus: matang dan hangus dituai rindu..


Ternate, 2011

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KEBERANGKATAN

Memberangkatkan diri kita selalu menanyakan jam Gelisah-demi gelisah pun semakin menggeser waktu kita percaya ada yang berubah Padahal tetap saja begitu, cahaya barangkali yang menentukan jauh perjalanan, kecuali mendung atau hujan: karenanya jarang kita kenal jam berapa sekarang?