Langsung ke konten utama

KEHILANGAN IGA

Irman Syah
KEHILANGAN IGA

Dalam mimpi kubangun kembali
rusuk Adam yang kosong dengan
mawar api lewat debu jalanan
denting gitar dan teriakan nyaring
puisi-puisi kehidupan di panggung
panggung lengang kemanusiaan

Dalam nyata kautukar mimpi itu
dengan keabadian percintaan pada
perpisahan, kemudian kaujabat
pangeran berkuda sekedar
pembuktian ke-Hawa-an bagi igaku
yang kaucabut dan terbang
ke kahyangan

Rumahlebah Jgj: 10/2002


Komentar

Postingan populer dari blog ini

KEBERANGKATAN

Memberangkatkan diri kita selalu menanyakan jam Gelisah-demi gelisah pun semakin menggeser waktu kita percaya ada yang berubah Padahal tetap saja begitu, cahaya barangkali yang menentukan jauh perjalanan, kecuali mendung atau hujan: karenanya jarang kita kenal jam berapa sekarang?