Langsung ke konten utama

NEGERI KATA DAN SUKMA

Dalam kabut sulit kubayangkan
negeri apa yang melingkupi hati
Aku cuma menduga-duga
Jarak pun menjelma sebuah telaga

Dalam kabut embun pun jatuh
negeri berasa penuh wangi
Mungkin ini karena bunga
menembus kabut dan mendung

Dalam kabut kutuai cahaya
negeri masih pertengkarkan garuda
Sementara aku cuma bercinta
memeluk dekap kata dan sukma


LHU, 2005

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KEBERANGKATAN

Memberangkatkan diri kita selalu menanyakan jam Gelisah-demi gelisah pun semakin menggeser waktu kita percaya ada yang berubah Padahal tetap saja begitu, cahaya barangkali yang menentukan jauh perjalanan, kecuali mendung atau hujan: karenanya jarang kita kenal jam berapa sekarang?