Langsung ke konten utama

SONETA BUAT IBUNDA

Irman Syah
SONETA BUAT IBUNDA

(Ramyulis MA)

Kukenangkan wajah lusuh renta
tertikam matahari terang raya
Adalah dikau bunda yang selalu
menyapa sebuah cita

Kukenangkan keriput raut muka
termakan usia yang telah senja
Adalah dikau bunda yang
tak pernah merasa duka lara

Sepi malam menggayut-gayut
mengajak anganmu pergi
Menepis cinta siang hari..

Setiap langkahmu tak pernah surut
walau kau hanya berjanji
Berjanji pada sebuah bakti


Magek, April 1988

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KEBERANGKATAN

Memberangkatkan diri kita selalu menanyakan jam Gelisah-demi gelisah pun semakin menggeser waktu kita percaya ada yang berubah Padahal tetap saja begitu, cahaya barangkali yang menentukan jauh perjalanan, kecuali mendung atau hujan: karenanya jarang kita kenal jam berapa sekarang?