Hiduplah perantauan, ragam warna, ragam kitab Mikrofon diperebutkan: kitalah yang selalu menyimpan desa dan kota pada sebuah hati yang kecil, menerjemahkan halal dan haram Kedudukan mesti diperbaharui... Mengenang hidup, betapa pun wajib merelakan kematian, membawa sejinjing amal dan sejemput harapan: mengenang mati, betapa pun besar harga ternyata semisal atom, mengolah mimpi tafakkur Alangkah dalamnya tujuh lapis petala bumi alangkah jauhnya tujuh lapis petala langit bagaimana menembus dan menulangnya? Semestinya rantau bunga kasih berpupuk harap dan kumbang terbang pada siang dan malam jadilah kunang-kunang meski hinggap tak membakar